Monday, December 12, 2016

Sejarah dan Garis Keturunan Nabi dan Rasul yang Wajib Kita Ketahui

Sejarah dan Garis Keturunan Nabi dan Rasul yang Wajib Kita Ketahui

Garis keturunan Nabi/Rasul Sejarah 25 Nabi/Rasul

1. ADAM as

Nama : Adam As.
Usia : 930 tahun
Periode sejarah :5872 – 4942 SM
Tempat turunnya di bumi : India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab
Jumlah keturunannya (anak) : 40 (laki-laki dan perempuan)
Tempat wafat : India, ada yang berpendapat di Mekah
Di dalam Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 25 kali 

2. IDRIS as
Nama : Idris bin Yarid, nama aslinya Akhnukh, nama Ibunya Asyut
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as
Usia : 345 tahun
Periode sejarah :4533 – 4188 SM
Tempat diutus (lokasi) : Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis)
Tempat wafat : Allah mengangkatnya ke langit
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 2 kali

3. NUH as
Nama : Nuh bin Lamak
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as
Usia : 950 tahun
Periode sejarah : 3993 – 3043 SM
Tempat diutus (lokasi) : Selatan Irak
Jumlah keturunannya (anak) : 4 putra (Sam, Ham, Yafits dan Kan’an)
Tempat wafat : Mekah al-Mukarramah
Sebutan kaumnya : Kaum Nuh
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 43 kali
… 
4. HUD (Huud) as
Nama : Hud bin Abdullah
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Iram (Aram) ⇒ ‘Aush (‘Uks) ⇒ ‘Ad ⇒ al-
Khulud ⇒ Rabah ⇒ Abdullah ⇒ Hud as
Usia : 130 tahun
Periode sejarah : 2450 – 2320 SM
Tempat diutus (lokasi) : Al-Ahqaf (lokasinya antara Yaman dan Oman)
Jumlah keturunannya (anak) : –
Tempat wafat : Bagian Timur Hadramaut (Yaman)
Sebutan kaumnya : Kaum ‘Ad
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 7 kali
… 
5. SALEH (Shalih/Shaleh/Sholeh) as
Nama : Shalih bin Ubaid
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Iram (Aram) ⇒ Amir ⇒ Tsamud ⇒ Hadzir ⇒ Ubaid ⇒ Masah ⇒ Asif ⇒ Ubaid ⇒ Shalih as
Usia : 70 tahun
Periode sejarah : 2150 – 2080 SM
Tempat diutus (lokasi) : Daerah al-Hijr (Mada’in Salih, antara Madinah dan Syria)
Jumlah keturunannya (anak) : –
Tempat wafat : Mekah al-Mukarramah
Sebutan kaumnya : Kaum Tsamud
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 10 kali
… 
6. IBRAHIM as
Nama : Ibrahim bin Azar
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as
Usia : 175 tahun
Periode sejarah :1997 – 1822 SM
Tempat diutus (lokasi) : Ur di daerah selatan Babylon (Irak)
Jumlah keturunannya (anak) :13 anak (termasuk Nabi Ismail as & Nabi Ishaq as)
Tempat wafat : Al-Khalil (Hebron, Palestina/Israel)
Sebutan kaumnya : Bangsa Kaldan
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 69 kali
… 
7. LUTH as
Nama : Luth bin Haran
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Haran ⇒ Luth as
Usia : 80 tahun
Periode sejarah :1950 – 1870 SM
Tempat diutus (lokasi) : Sodom dan Amurah (Laut Mati atau Danau Luth)
Jumlah keturunannya (anak) : 2 putri (Ratsiya dan Za’rita)
Tempat wafat : Desa Shafrah di Syam (Syria)
Sebutan kaumnya : Kaum Luth
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 27 kali
… 
8. ISMAIL as
Nama : Ismail bin Ibrahim
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ismail as
Usia : 137 tahun
Periode sejarah : 1911 – 1774 SM
Tempat diutus (lokasi) : Mekah al-Mukarramah
Jumlah keturunannya (anak) : 12 anak
Tempat wafat : Mekah al-Mukarramah
Sebutan kaumnya : Amaliq dan Kabilah Yaman
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 12 kali
… 
9. ISHAQ (Ishak) as
Nama : Ishaq (Ishak) bin Ibrahim
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as
Usia : 180 tahun
Periode sejarah : 1897 – 1717 SM
Tempat diutus (lokasi) : Kota al-Khalil (Hebron) di daerah Kan’an (Kana’an)
Jumlah keturunannya (anak): 2 anak (termasuk Nabi Ya’qub as/Israil)
Tempat wafat : Al-Khalil (Hebron)
Sebutan kaumnya : Bangsa Kan’an
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 17 kali
… 
10. YA’QUB (Yakub/Israel/Israil) as
Nama : Ya’qub (Yakub/Israel) bin Ishaq (Ishak),
Garis Keturunan Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Ya’qub as
Usia : 147 tahun
Periode sejarah :1837 – 1690 SM
Tempat diutus (lokasi) : Syam (Syria/Siria)
Jumlah keturunannya (anak) : 12 anak laki-laki (Rubin, Simeon, Lewi, Yahuda, Dan, Naftali, Gad, Asyir, Isakhar, Zebulaon, Yusuf, dan Benyamin) dan 2 anak perempuan (Dina dan Yathirah)
Tempat wafat : Al-Khalil (Hebron), Palestina
Sebutan kaumnya : Bangsa Kan’an
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 18 kali
… 
11. YUSUF as
Nama : Yusuf bin Ya’qub (Yusuf bin Yakub)
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Ya’qub as ⇒ Yusuf as
Usia : 110 tahun
Periode sejarah : 1745 – 1635 SM
Tempat diutus (lokasi) : Mesir
Jumlah keturunannya (anak) : 3 anak (2 laki-laki, 1 perempuan)
Tempat wafat : Nablus
Sebutan kaumnya : Heksos dan Bani Israil
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 58 kali
… 
12. SYU’AIB (Syuaib) as
Nama : Syu’aib (Syuaib) bin Mikail
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Madyan ⇒ Yasyjur ⇒ Mikail ⇒ Syu’aib as
Usia : 110 tahun
Periode sejarah :1600 – 1490 SM
Tempat diutus (lokasi) : Madyan (di pesisir Laut Merah di tenggara Gunung Sinai)
Jumlah keturunannya (anak) : 2 anak perempuan
Tempat wafat :Yordania
Sebutan kaumnya : Madyan dan Ashhabul Aikah
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 11 kali
… 
13. AYUB (Ayyub) as
Nama : Ayub (Ayyub) bin Amush
Garis Keturunan Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ al-‘Aish ⇒ Rum ⇒ Tawakh ⇒ Amush ⇒ Ayub as
Usia : 120 tahun
Periode sejarah :1540 – 1420 SM
Tempat diutus (lokasi) : Dataran Hauran
Jumlah keturunannya (anak) : 26 anak
Tempat wafat : Dataran Hauran
Sebutan kaumnya : Bangsa Arami dan Amori, di daerah Syria dan Yordania
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 4 kali
… 
14. DZULKIFLI (Zulkifli) as
Nama : Dzulkifli (Zulkifli) bin Ayub, nama aslinya Bisyr (Basyar)
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ al-‘Aish ⇒ Rum ⇒ Tawakh ⇒ Amush ⇒ Ayub as ⇒ Dzulkifli as
Usia : 75 tahun
Periode sejarah : 1500 – 1425 SM
Tempat diutus (lokasi) : Damaskus dan sekitarnya
Jumlah keturunannya (anak) : –
Tempat wafat : Damaskus
Sebutan kaumnya : Bangsa Arami dan Amori (Kaum Rom), di daerah Syria dan Yordania
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 2 kali
… 
15. MUSA as
Nama : Musa bin Imran
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Ya’qub as ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Musa as
Ibunya bernama: Yukabad (riwayat lain menyebutkan: Yuhanaz Bilzal)
Usia : 120 tahun
Periode sejarah : 1527 – 1407 SM
Tempat diutus (lokasi) : Sinai di Mesir
Jumlah keturunannya (anak) : 2 anak ( Azir dan Jarsyun), dari istrinya yang bernama Shafura (binti Nabi Syu’aib as)
Tempat wafat : Gunung Nebu (Bukit Nabu’) di Jordania (sekarang)
Sebutan kaumnya : Bani Israil dan Fir’aun (gelar raja Mesir)
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 136 kali
… 
16. HARUN as
Nama : Harun bin Imran, istrinya bernama Ayariha
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Ya’qub as ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Harun as
Usia : 123 tahun
Periode sejarah : 1531 – 1408 SM
Tempat diutus (lokasi) : Sinai di Mesir
Jumlah keturunannya (anak) : –
Tempat wafat : Gunung Nebu (Bukit Nabu’) di Jordania (sekarang)
Sebutan kaumnya : Bani Israil dan Fir’aun (gelar raja Mesir)
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 20 kali
… 
17. DAUD (Dawud) as
Nama : Daud (Dawud, David) bin Isya
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud as
Usia : 100 tahun
Periode sejarah : 1063 – 963 SM
Tempat diutus (lokasi) : Palestina (dan Israil)
Keturunannya (anaknya) : Sulaiman (Sulaeman)
Tempat wafat : Baitul Maqdis (Yerusalem)
Sebutan kaumnya : Bani Israil
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 18 kali
… 
18. SULAIMAN (Sulaeman) as
Nama : Sulaiman (Sulaeman, Sulayman) bin Daud (Dawud)
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud as ⇒ Sulaiman as
Usia : 66 tahun
Periode sejarah : 989 – 923 SM
Tempat diutus (lokasi) : Palestina (dan Israil)
Keturunannya (anaknya) : Rahab’an (Ruhba’am/Rehabeam)
Tempat wafat : Baitul Maqdis (Yerusalem)
Sebutan kaumnya : Bani Israil
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 21 kali
… 
19. ILYAS as
Nama : Ilyas bin Yasin
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Ya’qub as ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Harun as ⇒ Alzar ⇒ Fanhash ⇒ Yasin ⇒ Ilyas as
Usia : 60 tahun
Periode sejarah : 910 – 850 SM
Tempat diutus (lokasi) : Ba’labak (daerah di Lebanon)
Jumlah keturunannya (anak) : –
Tempat wafat : Diangkat Allah ke langit
Sebutan kaumnya : Bangsa Fenisia
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 4 kali
… 
20. ILYASA’ as
Nama : Ilyasa’ bin Akhthub
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Ya’qub as ⇒ Yusuf as ⇒ Ifrayim ⇒ Syutlim ⇒ Akhthub ⇒ Ilyasa’ as
Usia : 90 tahun
Periode sejarah : 885 – 795 SM
Tempat diutus (lokasi) : Jaubar, Damaskus
Jumlah keturunannya (anak) : –
Tempat wafat : Palestina
Sebutan kaumnya : Bangsa Arami dan Bani Israil
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 2 kali
… 
21. YUNUS (Yunan/ Dzan nun) as
Nama : Yunus (Yunan) bin Matta binti Abumatta, Matta adalah nama Ibunya ( catatan : Tidak ada dari para nabi yang dinasabkan ke Ibunya, kecuali Yunus dan Isa)
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Ya’qub as ⇒ Yusuf as ⇒ Bunyamin ⇒ Abumatta ⇒ Matta ⇒ Yunus as
Usia : 70 tahun
Periode sejarah : 820 – 750 SM
Tempat diutus (lokasi) : Ninawa, Irak
Jumlah keturunannya (anak) : –
Tempat wafat : Ninawa, Irak
Sebutan kaumnya : Bangsa Asyiria, di utara Irak
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 5 kali
… 
22. ZAKARIA (Zakariya) as
Nama : Zakaria (Zakariya) bin Dan
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud as ⇒ Sulaiman as ⇒ Rahab’am ⇒ Aynaman ⇒ Yahfayath ⇒ Syalum ⇒ Nahur ⇒ Bal’athah ⇒ Barkhiya ⇒ Shiddiqah ⇒ Muslim ⇒ Sulaiman ⇒ Daud ⇒ Hasyban ⇒ Shaduq ⇒ Muslim ⇒ Dan ⇒ Zakaria as
Usia :122 tahun
Periode sejarah : 91 SM – 31 M
Tempat diutus (lokasi) : Palestina
Jumlah keturunannya (anaknya) : 1 anak
Tempat wafat :Halab (Aleppo)
Sebutan kaumnya : Bani Israil
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 12 kali
… 
23. YAHYA as
Nama : Yahya bin Zakaria
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud as ⇒ Sulaiman as ⇒ Rahab’am ⇒ Aynaman ⇒ Yahfayath ⇒ Syalum ⇒ Nahur ⇒ Bal’athah ⇒ Barkhiya ⇒ Shiddiqah ⇒ Muslim ⇒ Sulaiman ⇒ Daud ⇒ Hasyban ⇒ Shaduq ⇒ Muslim ⇒ Dan ⇒ Zakaria as ⇒ Yahya as
Usia : 32 tahun
Periode sejarah : 1 SM – 31 M
Tempat diutus (lokasi) : Palestina
Jumlah keturunannya (anaknya) : –
Tempat wafat : Damaskus
Sebutan kaumnya : Bani Israil
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 5 kali
… 
24. ISA as
Nama : Isa bin Maryam binti Imran, Maryam adalah nama
Ibunya ( catatan : Tidak ada dari para nabi yang dinasabkan ke Ibunya, kecuali Isa dan Yunus)
Garis Keturunan : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ishaq as ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud as ⇒ Sulaiman as ⇒ Rahab’am ⇒ Radim ⇒ Yahusafat ⇒ Barid ⇒ Nausa ⇒ Nawas ⇒ Amsaya ⇒ Izazaya ⇒ Au’am ⇒ Ahrif ⇒ Hizkil ⇒ Misyam ⇒ Amur ⇒ Sahim ⇒ Imran ⇒ Maryam ⇒ Isa as
Usia : 33 tahun
Periode sejarah : 1 SM – 32 M
Tempat diutus (lokasi) : Palestina
Jumlah keturunannya (anaknya) : –
Tempat wafat : Diangkat oleh Allah ke langit
Sebutan kaumnya : Bani Israil
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 21 kali, sebutan al- Masih sebanyak 11 kali, dan sebutan Ibnu (Putra) Maryam sebanyak 23 kali
… 
25. MUHAMMAD saw
Nama : Muhammad bin Abdullah
Garis Keturunan Ayah : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ismail as ⇒ Nabit ⇒ Yasyjub ⇒ Ya’rub ⇒ Tairah ⇒ Nahur ⇒ Muqawwim ⇒ Udad ⇒ Adnan ⇒ Ma’ad ⇒ Nizar ⇒ Mudhar ⇒ Ilyas ⇒ Mudrikah ⇒ Khuzaimah ⇒ Kinanah ⇒ an-Nadhar ⇒ Malik ⇒ Quraisy (Fihr) ⇒ Ghalib ⇒ Lu’ay ⇒ Ka’ab ⇒ Murrah ⇒ Kilab ⇒ Qushay ⇒ Zuhrah ⇒ Abdu Manaf ⇒ Hasyim ⇒ Abdul Muthalib ⇒ Abdullah ⇒ Muhammad saw
Garis Keturunan Ibu : Adam as ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qainan ⇒ Mahlail ⇒ Yarid ⇒ Idris as ⇒ Mutawasylah ⇒ Lamak ⇒ Nuh as ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyadz ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Azar ⇒ Ibrahim as ⇒ Ismail as ⇒ Nabit ⇒ Yasyjub ⇒ Ya’rub ⇒ Tairah ⇒ Nahur ⇒ Muqawwim ⇒ Udad ⇒ Adnan ⇒ Ma’ad ⇒ Nizar ⇒ Mudhar ⇒ Ilyas ⇒ Mudrikah ⇒ Khuzaimah ⇒ Kinanah ⇒ an-Nadhar ⇒ Malik ⇒ Quraisy (Fihr) ⇒ Ghalib ⇒ Lu’ay ⇒ Ka’ab ⇒
Murrah ⇒ Kilab ⇒ Qushay ⇒ Zuhrah ⇒ Abdu Manaf ⇒ Wahab ⇒ Aminah ⇒ Muhammad saw
Usia : 62 tahun
Periode sejarah : 570 – 632 M
Tempat diutus (lokasi) : Mekah al-Mukarramah
Jumlah keturunannya (anak) : 7 anak (3 laki-laki (Qasim, Abdullah & Ibrahim) dan 4 perempuan (Zainab, Ruqayyah, Ummi Kultsum & Fatimah az Zahrah)
Tempat wafat : Madinah an-Nabawiyah
Sebutan kaumnya : Bangsa Arab
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak : 25 kali secara jelas 

Baca Juga :










[Kisah Inspirasi] Masya Allah! Ditanya Tentang Nafkah Suami, Istri Caisar: Saya Tidak Minta Rumah Dan Mobil Mewah Namun Rumah Di Surga

[Kisah Inspirasi] Masya Allah! Ditanya Tentang Nafkah Suami, Istri Caisar: Saya Tidak Minta Rumah Dan Mobil Mewah Namun Rumah Di Surga

Suasana penuh haru nampak terlihat dalam acara Satu Jam Lebih Dekat TVONE, sabtu (27/6/2015), yang menghadirkan bintang tamu mantan Raja Joged Caisar dan sang Istri. Dalam salah satu sesion, istri Caisar Indadari Midrayanti ditanya mengenai apakah ada perbedaan pendapatan setelah Caisar sudah tidak lagi tampil di TV dengan jogednya.

Indadari menjawab pertanyaan presenter dengan jawaban keimanan yang sangat tinggi kepada Allah terkait nafkah suami.

“perbedaan jelas ada, namun bagi saya banyak sedikit rezeki yg didapat itu ga masalah. Allah yg telah menjamin rezeki kita. Lebih baik rezeki sedikit tapi berkah, daripada banyak tapi ga berkah. Karena sekarang ini, orientasi kami bukanlah dunia, melainkan untuk akhirat.” jawab Indadari.

Lebih lanjut Indadari mengungkapkan bahwa tidak akan minta rumah baru, mobil baru atau apalah sama suami. Hanya satu yang diminta, yakni tolong mulai dari sekarang mencicil rumah di surga nanti.”

Bagi Indadari kehidupan di dunia ini cuma sebentar, pasti akan mati nanti. Indadari menginginkan tetap bisa kumpul di surga bersama suami dan anak.

 Baca Juga :






sumber : renunganislam.com



Masya Allah! Kisah Mantan Anggota Girlband Korea Yang Menjadi Mualaf Dan Berhijab


Masya Allah! Kisah Mantan Anggota Girlband Korea Yang Menjadi Mualaf Dan Berhijab

Ayana Jihye Moon berhasil menghebohkan sosial media instagram. Bagaimana tidak, seorang gadis jelita yang hampir berusia 21 tahun itu berani tampil berbeda dari gadis-gadis Korsel lainnya. Tampil cantik dengan balutan hijab, mantan anggotagirlband ini menjadi bahan perbincangan terpopuler netizen di jejaring sosial.

Mengunggah puluhan fotonya dalam balutan hijab di instagram @xolovelyayana, Ayana mendapat simpati dan perhatian dari banyak netizen. Itu karena keputusannya menjadi mualaf merupakan langkah drastis mengingat ia adalah satu-satunya yang memeluk Islam di keluarganya.

Ditilik dari perjalanannya memeluk agama Islam, gadis ini mengaku sudah mulai menjalankannya sejak SMA. Di mana, dalam keluarganya hanya ia yang memeluk agama Islam. Ia sendiri pun mengaku belum berhijab sepenuhnya karena ia sering merasa kesulitan dengan budaya di Korea.

Di Korea sendiri populasi muslim hanya sekitar satu persen saja dan masih belum terlalu akrab dengan konsep agama Islam itu sendiri. Namun, kondisi ini tetap tidak menghalangi niat Ayana untuk lebih mendalami Islam. 

Bahkan saking niatnya, gadis yang selalu tampil sederhana ini sampai menempuh pendidikan di Malaysia untuk mendalami Agama Islam.

Berikut foto-fotonya:






Semoga keputusannya dicatat Allah sebagai amal kebaikan. Dan menjadi inspirasi muslimah lain agar lebih rajin beribadah, karena Ayana saja yang berjuang dikalangan yang dominan non muslim bisa menjaga agamanya. Aamin...

Baca Juga :






sumber : wajibbaca.com



Subhanallah..!! Inilah 5 Tanda Kematian yang Bisa Diketahui Manusia Tapi Sering Diabaikan

Subhanallah..!! Inilah 5 Tanda Kematian yang Bisa Diketahui Manusia Tapi Sering Diabaikan

Meskipun kematian yaitu satu hal yang di rahasiakan oleh Allah, namun terlebih dulu kematian itu datang bakal ada tanda-tanda yang mungkin saja dapat kita ketahui. Namun, biasanya seseorang tidak bisa menyadarinya.


Tanda-tanda itu terlebih dulu kematian.

40 hari terlebih dulu kematian Tanda-tanda kematian ini bisa terlihat setelah masuk waktu asar, segi pusat dari tubuh kita bakal berdenyut. Itu tandanya bila daun yang terdaftar nama kita dari pohon yang ada di Arshy Allah swt. Sudah gugur.

Setelah itu malaikat maut mengambil daun itu dan selekasnya bikin persiapan salah satunya mulai mengawasi kita setiap waktu. Dan sesekali malaikat maut menunjukkan dianya pada orang yang bakal dicabut nyawanya berbentuk manusia, dan waktu itu juga orang itu akan terasa terkejud dan bingung saksikan malaikat maut.
Walau malaikat maut wujudnya hanya satu tetapi atas izin Allah swt, Dia bisa mencabut nyawa seseorang kurun waktu yang berbarengan.

7 hari terlebih dulu

kematian Sinyal ini terlihat setelah masuk saat asar, tanda-tanda kematian ini hanya diberikan Allah swt Pada orang yang diuji Allah dengan Sakit, biasanya orang yang tengah sakit tak berselera makan, mendadak ingin makan. Ini yaitu isyarat dari Allah bila kematian memang benar-benar telah dekat.

3 hari terlebih dulu kematian

Disuatu waktu akan merasa denyutan didalam dahi kita, yaitu pada dahi kanan dan dahi kiri. Apabila tanda-tanda kematian ini dapat di rasa jadi sebaiknya berpuasalah kita kemudian. Supaya perut kita tak mempunyai kandungan banyak najis, dan ini akan memudahkan orang lain utk memandikan jasad kita.
Lalu juga mata hitam kita tak bercahaya lagi, dan untuk orang yg sakit, hidungnya perlahan-lahan akan masuk dalam, ini dapat tampak jelas apabila dilihat dari segi tubuh kita. Telinga bakal layu dan berangsur-angsur masuk dalam. Tapak kaki tegak berangsur-angsur lurus ke depan dan susah untuk ditegakkan lagi.

Sehari terlebih dulu kematian

Tanda-tanda kematian ini bisa berjalan setelah waktu ashar, kita bakal rasakan denyutan di bagian ubun-ubun, ini menyaratkan kita sudah tak pernah lagi saksikan waktu ashar di keesokan harinya.
Tanda terakhir
Kita akan rasakan sejuk di bagian pusat, lalu turun ke pinggang dan selalu naik ke sisi halkum.


Pada sekarang ini baiknya kita sering beristighfar memohon ampun pada Allah, dan beberapa sering membaca syahadat. Mengatur hati, fokus fikiran kita hanya pada satu arah yaitu Allah swt. Dengan hal itu semoga dengan sedikit pengetahuan mendekati kematian, kita punyai kesiapan untuk menghadapinya.

Baca Juga :








Sunday, December 11, 2016

Wanita Calon S2 Terkejut Setelah Dijodohkan Ayahnya dengan Seorang Sopir, Ternyata Pria itu Adalah

Wanita Calon S2 Terkejut Setelah Dijodohkan Ayahnya dengan Seorang Sopir, Ternyata Pria itu Adalah 

Bagi seorang wanita, bukanlah hal yang mudah untuk menerima perjodohan. Meski pria pilihan orang tua bisa dibilang baik bibit, bobot dan bebetnya, tentu masih ada sejuta kebimbangan yang menyelimuti hati.
Tapi, bagaimanapun, jodoh merupakan urusan Tuhan, layaknya rezeki dan kematian. Manusia hanya bisa berdoa dan berusaha melakukan yang terbaik dalam hidupnya.
Begitu pula kisah seorang wanita yang dijodohkan dengan sopir ayahnya. Meski awalnya menolak, wanita ini kemudian dengan yakin menerima perjodohan tersebut. Berikut kisahnya.

Aku merupakan wanita berusia 26 tahun yang akan segera menempuh pendidikan S2. Dikeluargaku, pendidikan dan karir jauh lebih penting dibanding pernikahan.

Namun, semua berubah ketika seorang lelaki dikenalkan Bapak sebagai mobil barang di salah satu usaha dagang miliknya. Sopir muda ini terbilang santun dan tak banyak bicara.

Bahkan, Bapak yang tak pernah memuji anak-anaknya, tak henti-hentinya memuji sopir barunya ini. Menurut Bapak, ia merupakan pria yang baik, pintar dan serba bisa. Pujian Bapak tentu sempat membuatku keheranan.

Sopir muda ini, selalu mengucap salam saat masuk gerbang. Ia pun selalu menolak masuk rumah dan hanya menunggu di depan pintu ketika Bapak tak ada.

Kehadirannya seakan mengubah banyak kebiasaan Bapak. Musik keroncong yang biasa selalu terdengar di rumah dan tape mobil kita tak pernah diputar lagi dan digantikan dengan muratal atau ceramah agama. Ibu pun terlihat mulai meniggalkan salon, dandanan modern, kuteks, serta perkembangan fashion yang selalu diikutinya.

Namun, aku lebih kaget lagi ketika Bapak menawarkanku untuk menikah dengan sopir muda tersebut. Aku yang calon S2 merasa terhina harus menikah dengan sopir.

Namun, Bapak menjelaskan semuanya padaku, tentang siapa sopir Bapak sebenarnya dan mengapa Bapak merelakanku menikah dengannya. Aku pun sempat malu ketika mendengar cerita Bapak hingga akhirnya memutuskan untuk berkata “ya”.

Sopir muda ini memang bukan sopir biasa. Ia merupakan sarjana teknik yang kini tengah menyelesaikan gelar pasca sarjananya dengan beasiswa. Sebagai anak yatim, ia bekerja sebagai sopir untuk menutup biaya hidup selama kuliah, juga biaya keluarganya.

Meski awalnya bimbang, aku yakin dia adalah lelaki terbaik yang telah dikirimkan Tuhan sebagai jodohku.

Baca Juga :










FacebookTwitterGoogle+Share

MENGHARUKAN..!! Perjuangan Suami yang Menjaga Istrinya, Lihatlah Apa yang di Lakukanya Sangat Mengejutkan!!

MENGHARUKAN..!! Perjuangan Suami yang Menjaga Istrinya, Lihatlah Apa yang di Lakukanya Sangat Mengejutkan!!

RUGI KALAU TIDAK MENONTON VIDEO INI.!! PERJUANGAN SUAMI YANG MENJAGA ISTRINYA.. LIHATLAH APA YANG DI LAKUKANYA, AKAN MEMBUATMU TERKEJUT...

Para Suami, beberapa Istri ataupun beberapa calon suami istri, butuh kalian tau kalau ini yaitu satu cerita 'tragis' dalam kehidupan berumah­tangga. Saya yakin kalian kelak pasti akan menyesal dan terpaksa membaca lagi dari awal apabila melupakan satu kalimat saja dalam cerita yg saya tulis ini.
Semua bermula dari satu rumah elegan di pinggir desa, yg mana hiduplah disana sepasang suami istri, sebut saja Pak Andre dan Bu Rina. Pak Andre yaitu anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedang Bu Rina yakni anak orang umum.

Namun demikian ke-2 orangtua Pak Andre, begitu menyayangi menantu satu­ satunya itu. Karena terkecuali rajin, taat dan patuh beribadah, Bu Rina juga sudah tidak miliki saudara dan orangtua lagi.

Mereka semua jadi salah satu korban gempa beberapa tahun yg lantas.

Sepintas orang lihat, mereka yaitu pasangan yg sangat harmonis.

Para tetangganya juga tahu bagaimana mereka dulu merintis usaha dari kecil untuk mencapai kehidupan mapan seperti sekarang ini.

Sayangnya, pasangan itu belum komplit. Dalam kurun waktu sepuluh th. usia pernikahannya, mereka belum juga dikaruniai seorang anakpun.

Mengakibatkan Pak Andre putus harapan sampai walaupun masih begitu cinta, dia punya niat untuk menceraikan sang istri, yg dianggabnya tidak dapat memberikan keturunan sebagai penerus generasi.

Sesudah melalui perbincangan sengit, dengan begitu sedih dan duka yg mendalam, akhirnya Bu Rina juga menyerah pada ketentuan suaminya untuk tetaplah bercerai.

Sembari menahan perasaan yg tidak menentu, suami istri itupun menyampaikan ide perceraian itu pada orang tuanya. Orang tuanya juga menentang keras, begitu tidak setuju, tetapi tampaknya keputusan Pak Andre sudah bulat. Dia tetaplah akan menceraikan Bu Rina.

Setelah berdebat cukup lama serta alot, pada akhirnya dengan berat hati ke-2 orang-tua itu
menyetujui perceraian itu dengan satu prasyarat, yaitu supaya perceraian itu juga
diadakan dalam satu pesta yg sama besar seperti besarnya pesta waktu mereka menikah dahulu.

Karena tidak mau mengecewakan ke-2 orang tuanya, jadi kriteria itu
juga di setujui.

Sekian hari lalu, pesta diadakan. Saya berani sumpah bila itu yakni satu pesta yg begitu tidak membahagiakan untuk siapapun yg ada.

Pak Andre terlihat tertekan, stres dan selalu menenggak minuman beralkohol sampai mabuk dan sempoyongan.

Sesaat Bu Rina tampak selalu melamun dan sesekali menyeka air mata nelangsa di pipinya.

Di sela mabuknya itu tiba­tiba Pak Andre berdiri tegap dan berkata lantang, " Istriku, saat anda pergi nantinya... ambil saja dan bawalah dan semuanya barang bernilai atau apapun itu yg anda sukai dan anda sayangi selama ini..! "

Sesudah berkata sekian, tak lama kemudian ia makin mabuk dan akhirnya tidak sadarkan diri.

Esok harinya, selesai pesta, Pak Andre terbangun dengan kepala yg masihlah berdenyut denyut berat.

Dia merasa asing dengan kondisi disekelilingnya, sedikit yg dikenalnya
kecuali satu.

Rina istrinya, yg masih tetap begitu ia cintai, sosok yg selama bertahun­tahun ini
rekani hidupnya. Jadi, dia juga lalu bertanya, " Ada dimakah saya..? Sepertinya ini bukanlah kamar kita..? Apakah saya masihlah mabuk dan bermimpi..? Tolong jelaskan... "

Bu Rina juga lalu memandang suaminya penuh cinta, dan dengan mata berkaca dia menjawab, " Suamiku... ini di rumah peninggalan orang tuaku, dan mereka itu sebagian tetangga.

Kemaren anda katakan di depan semua orang bila saya dapat membawa apa sajakah yg saya ingin dan saya sayangi. Dan butuh kamu tahu, di dunia ini tak ada satu barang juga yg bernilai dan saya cintai dengan sepenuh hati terkecuali anda. Karena itulah anda saat ini kubawa dan kemanapun saya pergi. Ingat, anda sudah berjanji dalam pesta itu..! "

Dengan perasaan terkejut sesudah tertegun sesaat dan sebentar tersadar, Pak Andre juga lalu bangun dan lalu memeluk istrinya erat dan cukup lama sembari terdiam.

Bu Rina juga cuma dapat pasrah tanpa ada bisa membalas pelukannya. Ia biarkanlah ke-2 tangannya tetaplah lemas, lurus sejajar dengan tubuh kurusnya.

" Maafkan saya istriku, saya sungguh bodoh dan tidak tahu kalau ternyata
sebegitu dalamnya cintamu untuk aku. Hingga walau saya sudah menyakitimu dan
punya niat menceraikanmu meskipun, anda masih tetap ingin membawa serta diriku
bersamamu dalam kondisi apapun... "

Ke-2 suami istri itupun akhirnya ikhlas berpelukan dan sama-sama bertangisan melampiaskan penyesalannya masing­masing. Mereka akhirnya mengikat janji (lagi) berdua untuk tetaplah saling menyukai sampai ajal memisahkannya. Yup... till death do apart..! Subhanallah...

Tahukah kalian, apa yg dapat kita jalani dari cerita di atas? Apabila menurut Kang Sugeng sih begini, maksud utama dari satu pernikahan itu bukan hanya untuk membuahkan keturunan, walaupun disadari mendapatkan buah hati itu yakni idaman tiap-tiap pasangan suami istri, tetapi sebenarnya masih banyak hal­hal lain yg juga perlu diselami dalam hidup berumahtangga.

Untuk itu rasa-rasanya kita butuh beri kesegaran kembali maksud kita dalam menikah yakni peneguhan janji sepasang suami istri untuk sama-sama suka pada, sama-sama melindungi baik dalam keadaan sukai maupun duka. Lewat kesadaran itu, apapun keadaan rumah tangga yg kita lakoni bakal temukan satu solusi. Sebab sistem temukan jalan keluar dengan berlandaskan kasih sayang waktu hadapi satu masalah, sebenarnya yaitu salah satu kunci keharmonisan rumah tangga kita.

" Harta dalam rumah tangga itu tidaklah terdapat dari banyaknya tumpukan materi yg dimiliki, namun dari rasa kasih sayang dan cinta pasangan suami istri yg ada pada keluarga itu. Jadi jaga harta keluarga yg begitu berharga itu..! "

Baca Juga :